Kapul, Halong, Balangan, Kalimantan Selatan — Selasa, 9 September 2025.
Pemerintah Desa Kapul mengapresiasi kerja kolaboratif seluruh pelaku seni, termasuk Sanggar Wadian Tambai, dalam menjaga identitas budaya lokal.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Festival Karya Tari Daerah (FKTD) 2025 - ajang temu karya tari yang memperkenalkan ragam garapan berbasis tradisi daerah se-Kalsel. Acara dihelat pada Rabu, 10 September 2025 di Gedung Balairung Sari, Taman Budaya Kalsel.
FKTD merupakan program Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Kalsel untuk memperluas apresiasi, jejaring, serta eksplorasi tari berbasis tradisi. Sejak penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, festival ini konsisten menjadi ruang kolaborasi seniman dan komunitas tari di Kalsel.
Sanggar Wadian Tambai adalah komunitas seni yang berdomisili di Desa Kapul, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan. Sanggar ini aktif tampil di berbagai agenda budaya, antara lain pembukaan Pameran Budaya Desa Kapul (2023) dan turut memeriahkan Festival Budaya Saijaan Kotabaru (2021) - mewakili warna tari tradisi Halong/Dayak Meratus.
Dalam khazanah lokal, Wadian Tambai turut merawat repertoar dan ekspresi seni Halong seperti Tari Punggah serta musik/ritual kelong dan gentur yang menjadi bagian dari lanskap bunyi ritual masyarakat setempat. Kehadiran sanggar juga berkaitan dengan pengembangan Desa Wisata Budaya Wadian Tambai (Desa Kapul) yang terdaftar pada sistem pariwisata nasional. Kontribusi ini memperkuat ekosistem seni, regenerasi pelaku, dan promosi budaya Kapul di tingkat kabupaten/provinsi.
Desa Kapul sendiri merupakan desa di Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, dengan ekosistem komunitas budaya yang aktif dan kanal informasi resmi desa yang terus mempublikasikan kegiatan kemasyarakatan. Beberapa Keunikan Seni dan Budaya serta Tradisi di Desa Kapul diantaranya:Beberapa Keunikan Seni dan Budaya serta Tradisi di Desa Kapul diantaranya:
Balai Adat Sarumpun (rumah panjang Dayak) – pusat kegiatan adat dan kesenian di Desa Kapul, menjadi ruang hidup tradisi dan pertunjukan.
Aruh Baharin (syukuran panen) – upacara adat yang dilaksanakan berhari-hari sebagai ungkapan syukur, memperlihatkan kekuatan doa, musik, dan tari ritual masyarakat Dayak Halong.
Musik & Ritual Kelong/Gentur – bentuk ekspresi bunyi yang khas dari kawasan Halong di Balangan; terekam sebagai musik ritual Dayak di Kalsel.
Repertoar Tari Lokal (mis. Tari Punggah) – karya tari tradisi yang terus dihadirkan dan digarap ulang oleh pelaku seni di Kapul/halong.
Permainan & Kerajinan Tradisional – masyarakat Kapul merawat permainan balogo, sumpit, juga anyaman dan kuliner khas, yang kerap ditampilkan pada pameran budaya desa.