Desa Kapul – Kantor Kepala Desa Kapul ramai dikunjungi warga pada Jumat, 12 Desember 2025. Pemerintah Desa Kapul bersama kader Posyandu dan masyarakat kembali melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Kegiatan kesehatan rutin ini bertujuan menurunkan angka stunting dan memastikan kebutuhan gizi balita serta ibu hamil di desa terpantau secara berkala.
Kegiatan posyandu ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah desa dalam meningkatkan derajat kesehatan warganya. Program layanan kesehatan bagi ibu dan anak tersebut telah beberapa kali dilaksanakan sebelumnya, mencerminkan konsistensi pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Kapul. Melalui posyandu rutin, diharapkan tidak ada balita yang luput dari pemantauan tumbuh kembang dan asupan gizinya.
Setiap balita yang hadir ditimbang berat badan dan diukur tinggi badannya. Hasil pengukuran tersebut dicatat oleh petugas sebagai data pemantauan pertumbuhan anak dari waktu ke waktu. Ibu-ibu yang mendampingi anaknya tampak aktif berpartisipasi, memastikan buah hati mereka tenang dan nyaman saat proses penimbangan berlangsung. Penimbangan dan pengukuran rutin ini penting untuk mendeteksi dini potensi stunting atau masalah gizi pada anak.
Setelah sesi penimbangan, kader posyandu memberikan makanan tambahan bergizi seperti susu dan multivitamin kepada balita yang hadir. Ibu-ibu peserta juga memperoleh edukasi tentang gizi seimbang, pola asuh sehat, serta tips perawatan kesehatan bagi anak dan ibu hamil. Suasana posyandu berlangsung tertib namun meriah, terlihat antusiasme warga yang datang membawa anak-anak mereka untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini.
Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang, yang berdampak pada terganggunya pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak. Pemerintah terus menggalakkan berbagai program guna menurunkan angka stunting secara nasional. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat prevalensi stunting nasional telah turun menjadi sekitar 19,8% (stunting.go.id), menunjukkan tren perbaikan meskipun tantangan masih ada. Di Kabupaten Balangan, upaya penurunan stunting juga menjadi prioritas karena wilayah ini pernah mencatat prevalensi stunting yang cukup tinggi beberapa tahun lalu. Posyandu di tingkat desa dipandang sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting, karena melalui posyandu dapat dilakukan pemantauan rutin tumbuh kembang anak, pemberian edukasi gizi, serta rujukan kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan.
Dengan adanya kegiatan posyandu rutin seperti di Desa Kapul ini, pemerintah desa bersama tenaga kesehatan berharap angka stunting di wilayah mereka dapat terus ditekan. Warga pun diimbau untuk aktif datang ke posyandu setiap bulan agar pertumbuhan anak terpantau dan kesehatan keluarga tetap terjaga.